Wednesday, 4 September 2013

Rindu

  

Aku pernah untuk beberapa waktu tak memikirkanmu. Aku mencoba berhenti untuk melihat, mendengar dan merasakan apa yang bisa membuatku teringat olehmu. Niat ku tentu saja bukan untuk benar-benar membencimu dan lupa dengan sosokmu. Namun aku hanya ingin melihat sebuah kebahagiaan lain yang telah semesta ciptakan untukku. Kebahagiaan dalam bentuk lain. Aku tak bisa terus memaksa keadaan yang memang sudah hanya bisa seperti ini. Yaa.. "Hanya bisa seperti ini".

Sayang sekali semua itu tak berlangsung lama. Mengapa Tuhan senang sekali memberiku mimpi tentangmu?. Disaat aku telah bersusah payah mencoba untuk mengerti dan memahami. Mimpi itu datang tepat dimana aku mencoba untuk tak menoleh ke arahmu. Waktu itu aku hanya bisa menahan rasa kesal dalam dada ini. Kesal sekali.. entah aku bingung ingin marah kepada siapa?.

Ingin sekali menangis. Menangis di pelukmu... "kalau bisa". 

Perkara melihatmu dalam bunga tidurku saja bisa membuatku menulis seperti ini. Bersusah payah untuk tak mengikuti arahmu namun nampaknya aku masih bermain-main didalam sana. 

Aku heran mengapa harus ada cinta yang seperti ini. Mencintai hanya dari satu sisi dan sisi lainnya tak pernah memberinya ruang untuk sekedar mengucap. Aku takkan menyakitimu atau merebutmu dari siapapun. Aku hanya ingin memberi tahu kepadamu bahwa akan ada yang selalu tersenyum bahagia ketika ia tahu kau selalu dalam perlindungan NYA. 

Jikalau aku bermimpi lagi tentangmu malam ini. Bolehkah aku memintamu datang dengan raut wajahmu yang dipenuhi dengan senyuman itu?. Senyuman yang bisa membuat rinduku ini menepi walau untuk beberapa saat.

6 comments: