Monday, 1 May 2017

Dari Bangku Sebelah Kanan

photo credit: tumblr

Rasanya setiap lantunan lagu yang terputar, masih selalu memunculkan wajahmu
Senja yang perlahan-lahan berganti menjadi awan gelap
Lampu-lampu yang sudah mulai dinyalakan, pertanda malam sudah datang
Awan-awan senja itu, tertutupi dengan langit hitam
Setiap geraknya, seakan-akan membawamu semakin jauh tak tergapai

Dibalik senyum, ada kamu yang sebenarnya sedang aku lupakan
Ada angan yang harus segera aku lepaskan
Ada atau tidaknya aku, sama saja
Bukankah begitu, Tuan?

Dia yang paling mencintai, bukan berarti dia yang paling bisa memiliki

Dari bangku sebelah kanan, dekat jendela
Ramainya kendaraan roda empat dan lajunya yang sedikit demi sedikit
Rasa lelah yang dibalut dengan rindu
Aku hanya ingin berucap

Selamat ulang tahun, Tuan

Meski tak bisa ku tanyakan, kabarmu tahun ini
Aku yakin, akan selalu ada doa-doa yang menyelimutimu

Semoga kelak, kamu bisa membaca tulisan dari seorang perempuan, yang hingga kini masih mencari jalan keluar dari hatimu

176

No comments:

Post a Comment